I Love Indonesia

Your description goes here

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter

Popular Posts

Hello world!
Righteous Kill
Quisque sed felis

About Me

Popular Posts

Thumbnail Recent Post

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan


Foto Pakaian Adat Di Indonesia



Foto Pakaian Adat Di Indonesia Ini adalah Foto Pakaian 
Adat Di Indonesia yang ada di blog kami. Bagi anda yang ingin tahuPakaian Adat Di Indonesia sangat pas dengan Foto Pakaian Adat Di Indonesia yang ada di bawah ini.






Terima Kasih anda sudah melihat "Foto Pakaian Adat Di Indonesia" semoga bermanfaat buat anda semua.


Makanan Tradisional Bandung Yang Kian Langka

MAKANAN TRADISIONAL BANDUNGYANG KIAN LANGKA
Oleh : Nugraha Sugiarta
Bandung adalah kota dengan kekayaan kuliner tradisional yang begitu beragam. Sayang, beberapa penganan tradisional tersebut kini sudah semakin langka terlihat. Meski demikian, beberapa diantaranya mulai memperoleh pamornya kembali, terlebih ketika ia semakin banyak dijajakan mulai dari di pinggiran jalan sampai hotel berbintang. Masyarakat Sunda selayaknya merasa bangga terhadap kekayaan kuliner tradisional yang dimiliki. Makanan khas Sunda lain yang memiliki rasa manis (biasanya dikelompokkan sebagai makanan penutup), diantaranya putri noong, kelepon, awug, katimus, misro, dan sebagainya. Ada juga minuman khas seperti es goyobod atau es cingcau. Nah, ini beberapa diantara sekian banyak penganan ringan khas Sunda. Penganan legendaris yang mungkin wajib Anda cicipi, untuk sekadar bernostalgia atau menikmati sensasi kuliner masa lalu Parijs van Java!
Cakue
Penganan tradisional yang terbuat dari adonan yang berbahan dasar tepung terigu ini masih cukup populer dan sangat mudah ditemui. Menikmatinya pun cukup dengan mencocol sang cakue ke saus sambal. Rasanya? Gurih-gurih pedas!
Putri No’ong
Penamaan penganan yang satu ini cukup unik. No’ong sendiri dalam bahasa Sunda bisa berarti mengintip, jadi, penganan ini jika dimaknai secara harfiah berarti seorang putri yang mengintip. Tak ada yang bisa menerangkan, apa penyebab penganan yang satu ini dinamai demikian. Putri No’ong sendiri merupakan adonan tepung beras dan parutan kelapa dengan pisang di bagian tengahnya. Bentuknya bundar dan cukup tebal. Biasanya, ia disajikan dengan baluran kelapa parut.
Awug
Makanan ringan yang satu ini terbuat dari beras dicampur kelapa dan gula merah. Oleh karena itu, ia juga kerap disebut dengan nama awug beas (beas dalam bahasa Sunda berarti beras). Kesemuanya kemudian dikukus dan disajikan hangat-hangat.
Ali Agrem
Ali agrem seringkali disebut pula dengan istilah donat sunda karena bentuknya yang menyerupai kue donat. Ali agrem ini sangat mudah di temuin di warung-warung makanan kecil di pasar tradisional yang terdapat di seentaro parahyangan. Rasanya menjadi sangat khas dan dirindukan karena menggunakan gula merah sebagai pemanisnya. Beberapa sumber menyebutkan, bahwa Ali Agrem adalah penganan yang merupakan hasil transformasi dari dodol Garut yang sangat terkenal itu.
Misro
Sama halnya seperti comro, misro menggunakan parutan singkong sebagai bahan dasarnya, hanya saja, jika comro menggunakan sambal oncom untuk isinya, maka adonan parutan singkong misro yang berbentuk oval diisi oleh gula merah.
Cireng
Penganan ini masih cukup populer dan mudah ditemui, bahkan sudah melakukan berekspansi alias banyak juga ditemukan di kotalain. Cireng sendiri merupakan singkatan dari “aci goreng”. Cireng adalah adonan tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, dan daun bawang yang ditengahnya diberi sambal oncom kemudian digoreng. Warna cireng umumnya putih.
Colenak
Penganan Sunda memang senang menggunakan singkatan-singkatan dalam penamaannya, tak terkecuali dengan yang satu ini. Colenak adalah singkatan dari “dicocol enak”. Singkatannya yang bernuansa humor tersebut membuat ia mudah diingat oleh siapapun. Colenak merupakan makanan yang dibuat dari peuyeum (tape singkong) yang dibakar kemudian disajikan dengan saus yang terbuat dari parutan kelapa dan gula merah. Makanan khas Bandung ini masih bertahan meski saat ini agak jarang yang menjualnya. Satu hal yang unik, bagi beberapa orang penggemarnya, ternyata bagian tape yang gosong akibat proses pembuatannya justru adalah bagian terenaknya!
Peuyeum
Peuyeum adalah sejenis makanan khas orang Bandung yang terbuat dari singkong yang direbus dan diberi ragi, sehingga hasilnya sangat manis dan berwarna putih seperti ditaburi tepung.
Bandrek
Bandrek adalah minuman tradisional orang Sunda. Minuman ini cocok untuk dihidangkan pada saat-saat yang dingin. Bahan dasarnya yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tapi daerah-daerah tertentu menambahkan rempah-rempah tersendiri agar hangatnya lebih terasa. Susu bisa ditambahkan atau tidak, tergantung dari selera. Banyak orang percaya akan khasiatnya untuk penyakit ringan seperti sakit tenggorokan.
Bajigur
Minuman yang terbuat dari santan kelapa diberi gula merah ini biasa diberi bonus tambahan berupa irisan tipis buah cangkaleng (kolang kaling). Bajigur sangat terasa enak dinikmati manakala cuaca sedang dingin. Kepulan asap bajigur yang berbaur aroma daun pandan menyajikan sensasi tersendiri. Biasanya, bajigur dihidangkan dengan ditemani pisang rebus, ubi rebus, dan kacang rebus sebagai camilan


Wow! Bandung Diserbu Orang Jakarta


REP | 25 December 2010 | 20:14Dibaca: 130   Komentar: 8   Nihil

http://matanews.com/wp-content/uploads/Kota-Bandung.jpg
http://matanews.com/wp-content/uploads/Kota-Bandung.jpg
Siang tadi, Sabtu 25 Desember 2010 kami sekeluarga berangkat ke kota kembang Bandung untuk berlibur. Saya kaget juga, selepas tol pondok gede timur jalan tol macet. Banyak mobil yang menuju ke luar kota. Ketika sampai tol padalarang, barulah saya tahu kalau banyak mobil berplat nomor Jakarta hendak menyerbu kota bandung. Hal itu semakin terlihat ketika mereka saling beriringan keluar tol pasteur dan pasir koja. Pergi meluncur ke kota kembang bandung. Wow! Bandung diserbu orang Jakarta.
Bagi saya pribadi, kota bandung menjadi pilihan keluarga kami. Sebab mertua saya orang bandung, dan istri saya adalah asli orang bandung. Jadi setiap kali liburan sekolah, pastilah kami pergi ke bandung mengunjungi mertua. Selain ke rumah mertua, di bandung juga ada kakak ipar saya yang memiliki rumah dan bekerja di kota kembang bandung. Kebetulan rumah mereka saling berdekatan.
Hanya saja hari ini saya dibuat terkejut oleh banyaknya mobil yang menuju bandung yang tidak seperti biasanya. Nampaknya bandung sudah menjadi tempat holiday atau berlibur yang menyenangkan. Saya dengar kabar dari kakak ipar saya, kalau banyak hotel dan penginapan penuh di kota bandung. Banyak orang Jakarta yang berlibur di kota bandung. Sayapun mencoba mengmbil gambar melalui kamera saya, tapi sayang, kompasiana tak mau mengupload gambar saya itu. Ada apa ya???
Tempat-tempat wisata di kota bandung pun penuh sesak dengan pelancong dari luar kota bandung. Hal itu saya lihat dari siaran berita televisi lokal  di bandung tv. Ramai sekali terlihat, apalagi yang berbelanja di factory outlet (benar gak yak nulisnya?). Banyak yang memborong pakaian di pusat perbelanjaan. Banyak juga yang mampir untuk membeli oleh-oleh kue bandung.


The Acacia Hadirkan Budaya Jawa dalam Exotif of Java

Finroll.com - Melestastarikan budaya dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya kegiatan promo yang dilakukan oleh Hotel The Acacia Jakarta, yang berlokasi di kawasan bisnis dan niaga Jakarta Pusat dengan menyelenggarakan The Exotic of Java.

Hotel yang terletak di jalan Kramat Raya 81 ini merupakan hotel business dan leisure berbintang 4. Dengan memiliki kamar 156 deluxe, 31 A Club, 14 Executive, 5 Suite dan 1 penthouse berusaha mengundang para tamu dengan menghadirkan budaya Jawa di bulan Juli ini.

Tak hanya itu, hotel yang menyediakan layanan koneksi internet 24 jam ini sebelumnya telah sukses dengan gelaran Nusantara Food Promotion, Sundanese dan Betawian food promotion di Promenade Café The Acacia.

Selama Bulan  Juli ini (6- 30 Juli 2011) ditempat yang sama, The Acacia menyelenggarakan promosi The Exotic of Java, dengan menghadirkan dan memperkenalkan tradisi, seni, budaya dan kuliner dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Untuk kulinernya ada Javanese Foods Promotion yang menyediakannya dalam bentuk prasmanan untuk makan siang dan malam. Para tamu dapat menikmati masakan khas sepuasnya dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Mulai appetizer seperti: rujak cingur, tempe mendoan, tracam, urapan, lontong balap, pelas udang, buntil, tahu guling, dan lainnya. Varian supnya ada rawon ala Surabaya, soto ayam Ambengan, soto Kudus, soto sokaraja, dan masih ada yang lainnya.

Selain itu, banyak juga hidangan utama favorite yang jadi pilihan seperti Sate Tegal, ayam bakar kalasan, sambal goreng tahu krecek, mi goreng Jawa, ayam ingkung, dendeng ragi, tongseng kambing, mangut lele,  masak nus [cumi], ayam penyet, sate sapi bumbu rempah, dan masih banyak yang lainnya. Tak lupa aneka krupuk, sambal dan lalapan juga disediakan.

Tidak berhenti disitu, untuk melengkapi Javanese Foods Promotion, juga menyediakan berbagai hidangan penutup. Hidangan ini buka dari Senin hingga Jumat setiap jam makan siang dan makan malam. Sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu The Acacia menyediakan melalui pesanan minumum 30 paks.

Selain itu ada Waroeng Bengawan Solo di Fountain Bar yang menyajikan hi tea buffet ala Jawa juga mocktail of the month Melon Breeze sepanjang Juli ini. Bahkan untuk membuka promo tersebut, manajemen The Acacia Jakarta juga menggelar media gathering The Exotic of Java di Promenade Café.

Dalam peresmian tersebut, juga dihadiri para tamu hotel, undangan dan media. Mereka pun disuguhi tari-tarian pembuka kas Jawa, seperti Gambyong dan Golek Cluntang. Sedangkan iringan musik gending Jawa memenuhi ruang lobi yang telah dihias dengan berbagai pernak-pernik Jawa.

Uniknya acara tersebut juga di isi dengan adanya replika Bima Sena, Jamu Gendong bahkan bola dunia mengambarkan Gatot Kaca turun ke bumi yang terbuat dari mentega. Replica ini pun dibuat oleh Culinary Artist The Acacia Jakarta langsung, Giri Subagio.

Promosi ini bertepatan dengan momen penting yaitu peluncuran satelit Palapa yang diperingati pada 9 Juli. Acara ini pun diwakili oleh Leonard Nugroho selaku Entertainment Manager The Acacia Jakarta.

Ditandai dengan pemberian hidangan Javanese Foods Promotion pertama kepada perwakilan Media yang berasal dari Jawa Tengah / Jawa Timur. Photo bersama dan ramah - tamah The Exotic Of Java diharapkan ini menjadi awal atau menambah menyatukan tekad untuk melestarikan dan mencintai budaya Nusantara dalam keramahan dan keakraban jamuan The Exotic of Java. (way)


Darso, Michael Jackson, dan Budaya Pop Sunda


OPINI | 13 September 2011 | 13:05Dibaca: 382   Komentar: 6   Nihil

Dunia musik di tanah sunda kembali kehilangan seniman besarnya. Darso yang bernama lengkap Hendarso (66 Tahun) menghembuskan nafas terakhir kemarin sore.Belum ada pernyataan resmi penyebab kematiannya namun di perkirakan karena kelelahan, setelah serangkain acara halal bihalal yang diikutinya di kabupaten Bandung. Seniman Sunda mengaku kehilangan sosok Darso yang namanya begitu melekat di seantero Jawa Barat. Bagi rekan sejawatnya, ‘Dewa Calung’ yang musiknya bergenre Pop Sunda ini merupakan seorang legenda (Detik.com).
Terhenyak juga aku membaca berita duka pagi ini. Lagu-lagu pop sunda pernah sangat akrab ditelingaku beberapa tahun lalu ketika masih kuliah di Bandung. Teman-teman kos yang berasal dari Sumedang, Garut, Tasik seringkali memutar lagu jenis ini. Doel Sumbang, Nining Meida, Darso merupakan nama-nama yang sudah tidak asing lagi buat penggemar lagu-lagu sunda. Lirik-lirik yang jenaka dan dekat dengan keseharian masyarakat menjadikan lagu mereka sangat akrab di telinga penggemarnya.
Kreativitas seniman-seniman sunda berhasil mengkolaborasikan instrument music etnik dan modern dengan apik. Budaya pop yang memang banyak di gandrungi oleh generasi sekarang, di padukan dengan budaya sunda. Lagu berlirik sunda bisa dipadukan dengan berbagai macam genre music yang sedang tren saat ini. Pop, Rock bahkan Rap berhasil dipadukan dengan music etnik sunda. Hasilnya lagu-lagu pop sunda tetap digemari setidaknya di daerah-daerah komunitas orang sunda tentunya.
1315893755174926951
Untuk masyarakat sunda,Darso merupakan seseorang yang sangat fenomenal. Wajahnya jauh dari kesan ganteng, namun setiap Kemunculannya serasa menyihir orang yang menyaksikannya. Kacamata Hitam dan baju panggung ala Michael Jackson adalah trade mark nya. Musik Calung adalah bagian tak terpisahkan dari lagu-lagu pop sunda yang di bawakannya. Baru melihat penampilan kostum panggungnya saja dijamin kita akan langsung tersenyum. Belum lagi bila menyimak lirik-lirik dan aksi panggungnya
Melihat penampilan Darso secara live lebih seru lagi. Dulu pernah satu kali menyaksikan aksi panggungnya di suatu acara music di Bandung. Performancenya di atas panggung sangat mumpuni untuk di bilang Pop Star. Aksi panggung yang nyeleneh, eksentrik dan kocak membuatnya benar-benar seorang seniman sejati. Darso bukan hanya seorang penyanyi, dia adalah seorang penghibur yang dicintai penggemarnya.
Penampilannya yang sering menggunakan atribut dan kostum panggung ala Michael Jacson membuatnya kerap di panggil King Of Pop Sunda. Perumpamaan yang rasanya memang pantas disandangnya. Selama 45 tahun berkarya di music pop sunda sudah sekiatar 300 album di hasilkannya. Beberapa diantaranya adalah lagu yang sangat fenomenal dan bertahan hingga saat ini. Lagu-lagu seperti Dina Amparan sajadah, Kabogooh Jauh, dan Maribaya merupakan lagu pop sunda yang wajib dinyanyikan disetiap penampilan. Diluar panggung, Darso dikenal sebagai probadi yang sangat bersahaja, santun dan mudah bergaul dengan kalangan mana saja.
Kerinduanku meyaksikan aksi para penyanyi Pop Sunda, baru saja terobati beberapa bulan ini. Televisi lokal yang ada di Bogor seperti MGS TV rutin menyiarkan lagu-lagu pop sunda. Penampilan Darso pun kerap kali dapat kita nikmati dI stasiun TV ini. Rasanya baru kemarin menyaksikan Darso menjadi Host acara di MGS TV, menyaksikan aksi dan bodoran khas nya.
Selamat jalan Kang Darso, semoga diterima disisi Allah SWT. Karya mu tidak akan lekang oleh jaman. Selamat jalan, The Phenomenon, King Of Pop Sunda.


KEBUDAYAAN DAN ZAMAN

Assalamualaikum.Wr.Wb.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai kebudayaan. Hal ini juga tidak terlepas dari zaman yang berlaku saat itu ataupun sekarang, oleh karena itu saya akan membahas keduanya secara sekaligus namun titik fokusnya tetap ada pada pembahasan mengenai kebudayaan. Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kalau kita mengertikebudayaan itu apa.

Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti budi atau akal (buddhayah), sedangkan dalam bahasa Inggris adalah culture yang berasal dari bahasa latin colere yang berarti mengolah atau mengerjakan. Namun di Indonesia terkadang culture diartikan secara berbeda yaitu sebagai kultur. Secara tidak langsung kita dapat mengambil kesimpulan mengenai pengertian dari kebudayaan. Kebudayaan merupakan suatu hasil dari buah pikir atau akal dari manusia yang menjadi cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh suatu kelompok masyarakat tertentu dan diwariskan secara generasi ke generasi.

Kebudayaan bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Sebab kebudayaan terbentuk dari banyak unsur yang rumit termasuk juga agama. Menurut Melville J. Herskovits, kebudayaan memiliki 4 unsur pokok yang membangunnya yaitu alat-alat teknologi, sistem ekonomi, keluarga dan kekuasaan politik. Walau jumlahnya sama namun unsur pembangun kebudayaan berbeda dengan pendapat dari Bronislaw Malinowski. Menurutnya unsur-unsur tersebut terdiri dari sistem norma sosial, organisasi ekonomi, alat-alat serta lembaga-lembaga pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama) dan organisasi kekuatan (politik).

Setelah saya membahas sekilas apa itu kebudayaan maka, sekarang saya akan membahas masalah intinya. Sudah menjadi rahasia umum kalau tanah air tercinta kita ini memiliki segudang kebudayaan yang khas. Contoh dari kebudayaan bangsa kita diantara lain, batik, wayang kulit, keris, dan masih banyak lagi. Beberapa dari kebudayaan tersebut telah diakui oleh UNESCO.

Dewasa ini hampir seluruh kawula muda jarang meminati kebudayaan negara sendiri, entah alasan karena sudah jadul atau nggak ngetrend lagi atau apalah. Bahkan hampir tidak meminati sama sekali dan justru meminati budaya luar. Padahal suatu kebudayaan akan dapat terus terjaga dan lestari jika generasi penerusnya mau mempelajari, melanjutkan serta menjaga kebudayaan yang telah ada agar tetap eksis dan bertahan. Jika hal ini terus terjadi maka tidak mustahil kalau kebudayaan kita ini akan hancur bersama zaman.


Hal ini membuat generasi muda menjadi cuek dengan budaya mereka sendiri. Sehingga mereka tidak paham dengan betapa pentingnya kebudayaan itu. Karena kebudayaan merupakan ciri khas serta jati diri dari suatu negara atau bangsa. Ketika negara lain mengakui kebudayaan kita sebagai bagian dari kebudayaan milik mereka. Barulah kita marah dan peduli dengan kebudayaan kita tersebut. Namun ketika permasalahan mereda, maka kita kembali cuek dengan budaya tersebut.

Seperti yang kita tahu, sudah banyak kasus seperti yang saya sebutkan barusan  telah terjadi. Sebenarnya hal tersebut bisa kita cegah jika saja para generasi muda mau peduli serta meneruskan kebudayaan yang telah kita miliki dan justru tidak sibuk dengan kebudayaan luar. Boleh saja kita mempelajari kebudayaan bangsa lain supaya dapat memahami keadaan dan kehidupan bangsa tersebut, tapi jauh lebih baik kalau kita mau mempelajari kebudayaan bangsa kita sendiri. Selain itu, kita juga harus segera mematenkan hak cipta dan hak milik atas kebudayaan tersebut. Agar tidak ada lagi pihak-pihak yang berniat mengakui kebudayaan milik kita apalagi mau mematenkan kalau kebudayaan tersebut benar-benar milik mereka. hal tersebut sangat membahayakan sekali.

Seharusnya kita bangga dengan kebudayaan milik kita. Kenapa ??? karena kebudayaan yang kita miliki sangat beragam dari seni musik, tari, rupa, pakaian sampai adat istiadatnya. Dan perbedaan tersebut janganlah menjadi pemicu perpecahan tapi kita jadikan sebagai media pemersatu bangsa,  sesuai dengan semboyan yang kita miliki yaitu Bhinneka Tunggal Ika.

Akhir kata, saya hanya mengingatkan supaya kita mau melestarikan kebudayaan yang kita miliki. Jangan sampai zaman menggerus perlahan-lahan kebudayaan kita hingga tanpa sisa. Sebab harta terpenting dari suatu bangsa atau negara bukanlah materialnya saja namun kebudayaan yang dimilikinya dan diwariskan dari generasi ke generasi. Sebelum mengakhiri postingan ini, saya mau meminta maaf kalau ada penempatan kata yang kurang tepat dan kata-kata yang menyinggung perasaan kalian semua.

Wassalamualaikum.Wr.Wb


Gambar Rumah Adat Indonesia
NAMA-NAMA RUMAH ADAT DI INDONESIA
Gambar Rumah Adat Indonesia ini melanjutkan artikel sebelumnya yaitu Tarian Tradisional Indonesia. Artikel ini sengaja saya susun yang bertujuan untuk lebih mengenalkan budaya-budaya yang ada di Indonesia termasuk juga rumah adat yang ada di Indonesia. Indonesia di kalangan masyarakat internasional dikagumi karena seni budaya dan rumah adatnya yang beragam. Masing-masing provinsi mempunyai identitas budaya masing-masing.
Meskipun budaya Indonesia banyak dikagumi oleh bangsa-bangsa lain, namun sungguh ironis sekali karena banyak generasi muda-mudi Indonesia pada zaman sekarang kurang memperdulikan atau kurang tertarik dengan keanekaragaman budaya yang ada di seluruh pelosok Indonesia. Padahal apabila budaya Indonesia terus dilestarikan, bukan tidak mungkin itu malah mendatangkan devisa bagi masyarakat setempat.
Lihatlah orang-orang Bali yang masih mempertahankan rumah adat ataupun tarian adat bali maupun budaya asli Bali, sehingga banyak sekali turis-turis mancanegara yang tiap tahunnya banyak berkunjung ke Bali. Tentunya hal seperti itu juga akan mendatangkan devisa yang sangat besar untuk kemajuan masyarakat setempat.
Oleh karena itu, mari kita lihat dibawah ini Kumpulan Gambar Rumah Adat Indonesia yang berisi : rumah adat palembang, rumah adat sumatera barat, rumah adat gorontalo, rumah adat minang, rumah adat mentawai, rumah adat melayu, rumah adat bangka belitung, rumah adat maluku utara, rumah adat jakarta, rumah adat kalimantan tengah, rumah adat sulawesi tenggara, rumah adat banjar, rumah adat suku dayak, rumah adat bugis, rumah adat kepulauan riau, rumah adat papua barat, rumah adat makassar, rumah adat tradisional, rumah adat ntb, rumah adat lombok, rumah adat irian jaya, rumah adat tongkonan dan gambar rumah adat betawi.
1. Rumoh Aceh (Rumah Adat Nanggroe Aceh Darussalam)
rumah adat aceh NAD rumah adat tradisional Rumoh aceh Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumoh Aceh
2. Rumah Balai Batak Toba (Rumah Adat Sumatera Utara/Sumut)
rumah adat sumatera utara sumut Rumah tradisional balai batak toba Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Balai Batak Toba
3. Rumah Gadang (Rumah Adat Sumatera Barat/Sumbar)
rumah adat sumatera barat sumbar rumah tradisonal sumbar Rumah gadang Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Gadang Minangkabau Sumatera Barat
4. Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar (Rumah Adat Kepulauan Riau)
rumah adat kepulauan riau rumah adat tradisional Rumah melayu selaso jatuh kembar Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar Kepulauan Riau
5. Rumah Panggung (Rumah Adat Provinsi Jambi)
rumah adat jambi rumah tradisional rumah panggung jambi Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Panggung Provinsi Jambi
6. Rumah Limas (Rumah Adat Provinsi Sumatera Selatan/Sumsel)
rumah adat sumatera selatan sumsel rumah tradisional rumah limas palembang sumsel rumah limasan Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Limas Palembang Sumatera Selatan
7. Rumah Nuwo Sesat (Rumah Adat Provinsi Lampung)
rumah adat lampung rumah tradisional Nuwo sesat lampung Gambar Rumah Adat Indonesia
Nuwo Sesat Rumah Adat Provinsi Lampung
8. Rumah Bubungan Lima (Rumah Adat Provinsi Bengkulu)
rumah adat bengkulu rumah tradisional bubungan lima bengkulu 300x185 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Bubungan Lima Bengkulu
9. Rumah Kebaya (Rumah Adat Provinsi DKI Jakarta)
gambar rumah adat betawi rumah betawi asli desain rumah khas betawi rumah tradisional betawi rumah kebaya bali 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Kebaya Rumah Adat DKI Jakarta
10. Rumah Kasepuhan (Rumah Adat Provinsi Jawa Barat)
rumah adat jawa barat jabar rumah adat kasepuhan cirebon jawa barat Gambar Rumah Adat Indonesia
Kasepuhan (Rumah Adat Jawa Barat/Jabar)
11. Rumah Joglo (Rumah Adat Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta)
rumah adat jawa timur jatim rumah joglo jawa timur jatim rumah tradisional jawa timur 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Joglo Jawa Timur
rumah adat jawa tengah jateng rumah tradisional jateng Rumah joglo jawa tengah 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Joglo Jawa Tengah
rumah adat yogyakarta rumah adat joglo yogyakarta rumah tradisional jogjakarta 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Joglo DI Yogyakarta
12. Gapura Candi Bentar (Rumah Adat Provinsi Bali)
rumah adat bali Gapura candi bentar rumah tradisional bali rumah khas bali 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Gapura Candi Bentar Bali
13. Dalam Loka Samawa (Rumah Adat Nusa Tenggara Barat/NTB)
rumah adat nusa tenggara barat NTB rumah adat Dalam loka samawa nusa tenggara barat NTB 300x201 Gambar Rumah Adat Indonesia
Dalam Loka Samawa Nusa Tenggara Barat
14. Sao Ata Mosa Lakitana (Rumah Adat Nusa Tenggara Timur/NTT)
rumah adat nusa tenggara timur NTT Sao ata mosa lakitana nusa tenggara timur 300x233 Gambar Rumah Adat Indonesia
Sao Ata Mosa Lakitana NTT
15. Rumah Panjang (Rumah Adat Kalimantan Barat/Kalbar)
rumah adat kalimantan barat rumah adat suku dayak Rumah panjang kalimantan barat kalbar suku dayak 300x163 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Panjang (Rumah Adat Suku Dayak) Kalimantan Barat
16. Rumah Betang (Rumah Adat Kalimantan Tengah/Kalteng)
rumah adat kalimantan tengah kalteng Rumah betang kalimantan tengah kalteng pontianak suku dayak 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Betang (Rumah Adat Kalimantan Tengah)
17. Rumah Banjar (Rumah Adat Provinsi Kalimantan Selatan/Kalsel)
rumah adat kalimanten selatan kalsel Rumah banjarmasin rumah banjar kalimantan selatan kalsel 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Banjar (Rumah Adat Kalimantan Selatan)
18. Rumah Lamin (Rumah Adat Provinsi Kalimantan Timur/Kaltim)
Rumah lamin kalimantan timur kaltim rumah adat kalimantan timur 300x198 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Lamin Rumah Adat Kalimantan Timur
19. Rumah Bolaang Mongondow (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Utara/Sulut)
Rumah bolaang mongondow sulawesi utara sulut rumah adat sulawesi utara sulut Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Bolaang Mongondow Sulawesi Utara
20. Souraja atau Rumah Raja atau Rumah Besar (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tengah/Sulteng)
rumah Souraja rumah saoraja rumah raja rumah adat sulawesi tengah sulteng 300x200 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Souraja (Rumah Adat Sulawesi Tengah)
21. Laikas (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tenggara/Sultra)
rumah adat sulawesi tenggara rumah rumah Laikas sulawesi tenggara Gambar Rumah Adat Indonesia
Laikas (Rumah Adat Sulawesi Tenggara)
22. Rumah Adat Tongkonan (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Selatan/Sulsel/Suku Toraja)
rumah adat tongkonan suku toraja rumah adat sulawesi selatan sulsel 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Tongkonan Sulawesi Selatan
23. Baileo (Rumah Adat Provinsi Maluku)
rumah adat maluku rumah adat Baileo rumah tradisional Baileo Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Baileo
24. Rumah Honai (Rumah Adat Provinsi Papua)
rumah adat irian jaya barat rumah adat papua rumah tradisional papua 300x197 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Honai (Rumah Adat Papua)
25. Rumah Adat Doloupa (Rumah Adat Provinsi Gorontalo)
Rumah Adat Gorontalo rumah adat doloupa gorontalo 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Doloupa Gorontalo
26. Rumah Adat Bangka Belitung
rumah adat bangka belitung 263x300 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Bangka Belitung
27. Rumah Adat Bugis
rumah adat bugis 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Bugis
Itu tadi adalah artikel kali ini yang berjudul Gambar Rumah Adat Indonesia. Semoga bermanfaat untuk teman-teman semua. Semoga dengan adanya artikel Gambar Rumah Adat Indonesia dapat mempertebal rasa nasionalisme kita kepada negara Republik Indonesia. Salam dan selamat membaca Gambar Rumah Adat Indonesia.